Selasa, 07 Januari 2014

WordPress merupakan salah satu content management system (CMS) atau sistem manajemen konten (SMK) yang dapat digunakan untuk membuat baik blog atau website yang akan dipublikasikan di internet. Pada awalnya, WordPress ditujukan untuk membuat blog (tulisan atau post atau artikel yang disajikan menurut urutan waktu atau kronologi). Sesuai perkembangannya, dengan adanya peningkatan yang cukup siknifikan, Wordpress dapat digunakan untuk membuat blog, website, atau percampuran antara keduanya.
CMS WordPress dan beberapa CMS yang lain seperti Joomla dan Prestashop berjalan di lingkungan web server. Untuk membuat dan mengembangkan blog atau website dengan WordPress, Anda tidak akan terlepas dari aplikasi peramban atau browser. Bagi yang baru belajar WordPress, Anda tidak perlu menyewa web hosting terlebih dahulu untuk mengunggah (upload) file Wordpress. Anda dapat menjadikan komputer lokal sebagai web server sementara untuk membuat dan mengembangkan blog atau website dengan WordPress sebelum benar-benar siap dipindahkan ke web hosting.
Anda tidak bisa menggatungkan pembuatan blog atau website semata-mata hanya pada WordPress. WordPress hanya dapat diinstal apabila di komputer lokal sudah terinstal bahasa PHP, database MySQL, dan web server Apache atau IIS yang telah dikonfigurasi dengan benar. Instalasi manual ketiga software tersebut membutuhkan pemahaman dan keahlian. Apabila belum memahami untuk menginstal dan mengkonfigurasi secara manual PHP, MySQL, dan Apache di komputer lokal, Anda dapat memanfaatkan paket seperti XAMPP, LAMPP, WAMP, atau yang lain. Ketika salah satu paket tersebut Anda iinstal di komputer lokal, akan secara otomatis PHP, MySQL, dan Apache terinstal dan terkonfigurasi dengan benar.
Apabila salah satu paket telah diinstal, Anda harus meletakkan file-file hasil ekstrak WordPress di root directory (direktori akar) atau di folder yang berada di root directory yaitu htdocs untuk XAMPP dan LAMPP atau www untuk WAMP. Apabila proses pembuatan dan pengembangan blog atau website telah selesai, Anda dapat mengunggah ke web hosting yang Anda telah sewa di root directory www atau public_html.
Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk menginstal WordPress di komputer lokal. Penulis tidak menggunakan salah satu paket untuk menginstal PHP, MySQL, Apache, dan juga phpMyAdmin karena keempat software tersebut telah diinstal dan dikonfigurasi secara manual. Keuntungan dengan menginstal dan megkonfigurasi secara manual adalah Anda dapat memilih atau menentukan versi keempat software sesuai dengan keinginan. Dari hasil instalasi dan konfigurasi secara manual, penulis telah membuat root directory www yang berada di direktori c:/website/www.

Unduh (download) versi terbaru (terkini) WordPress dari situs resmi www.wordpress.org

Ada dua jenis ekstensi file unduhan yaitu berekstensi .zip dan .tar.gz. Disarankan Anda mengunduh (download) file yang berekstensi .zip.

Ekstrak (decompress) file tersebut dengan software misalnya winrar atau winzip yang dapat diunduh secara gratis.

Pastikan untuk menyimpan hasil ekstraksi di direktori c:/website/www. Hasil ekstraksi adalah folder bernama wordpress.

Tinggalkan sementara folder wordpress hasil ekstraksi. Langkah berikutnya adalah mempersiapkan basis data (database) MySQL yang diperlukan dalam instalasil wordpress di komputer lokal. Buka salah satu browser yang Anda miliki, ketikkan url http://localhost/phpmyadmin, dan tekal tombol keyboard Enter untuk menjalankan phpMyAdmin. Ketikkan username dan password yang diminta di form login phpMyAdmin.

Klik tab Database dan buat database baru (misalnya wpwebsitedb), pilih utf8_unicode_ci dari kotak drop-down yang ada di sebelah kana dan kemudian tekan tombol Create. Anda perlu mengingat (catat bila perlu) nama database karena akan diperlukan.

Kembali ke folder wordpress hasil ekstraksi yang ada di direktori c:/website/www, apabila diinginkan, Anda dapat mengganti nama folder tersebut sesuai keinginan, misalnya wpwebsite atau nama yang menggambarkan website yang sedang dibuat. Dalam contoh ini, sebenarnya Wordpress tidak diinstal langsung di root directory (www), melainkan berada di folder wordpress (wpwebsite). Apabila diinginkan, Anda dapat memindahkan semua file yang ada di dalam folder wordpress (wpwebsite) langsung di root directory www agar wordpress terinstal langsung di root directory (direktori akar).

Klik ganda folder wordpress (wpwebsite) untuk melihat semua file yang ada di dalamnya dan kemudian temukan file wp-config-sample.php. Anda perlu melakukan perubahan nilai file wp-config-sample.php terkait dengan basis data (database). Perubahan nilai dapat dilakukan dengan bantuan text editor seperti Notepad atau Notepad++. Anda cukup klik kanan file wp-config-sample.php untuk menampilkan sortcut menu (menu pintas), pilih menu Open with dan kemudian pilih Notepad.

Ganti database_name_here dengan wpwebsitedb, username_here dengan root (username untuk login ke phpMyAdmin), dan password_here dengan trimo (password untuk login ke phpMyAdmin). Apabila sudah yakin dengan perubahan yang dilakukan, simpan kembali (Save As) file tersebut dengan nama wp-config.php (hilangkan kata -xample).

Buka salah satu browser yang Anda miliki, ketikkan url http://localhost/wpawebsite, dan tekan tombol keyboard Enter untuk memulai instalasi. Isi kotak teks Site Title, Username, Password (twice), email Anda, dan tekan tombol Instal WordPress.

Sekarang WordPress telah terinstal di komputer lokal (localhost) Anda. Tekan tombol Log In untuk mulai masuk ke Dasboard WordPress

Masukkan Username dan Password untuk masuk ke Dashboard WordPress dan tekan tombol Log In.

Klik menu WordPress Website > Visit Site yang ada di pojok kiri atas Dashboard WordPress untuk melihat tampilan website WordPress sementara.

Inilah tampilan website sementara hasil instalasi WordPress di komputer lokal (localhost).




 masih banyak konfogurasi-konfigurasi lainnya..
Selesai.. :) sekian dan terimakasih